Jumat, 25 Mei 2018

Menemukan Keindahan “Bidadari” di Palembang


Menemukan Keindahan “Bidadari” di Palembang

Bukan rahasia lagi jika pesona keindahan alam Indonesia menarik minat banyak wisatawan, terutama wisatawan dari luar negeri untuk menghabiskan liburannya di Indonesia.  Berbagai keindahan alam di darat, laut, dan udara membuat Indonesia kaya akan objek wisata yang berkaitan dengan alam.

Salah satu objek wisata alam yang terkenal di Indonesia adalah air terjun. Di Indonesia, cukup mudah menemukan objek wisata satu ini, apalagi yang dekat dengan pegunungan. Nah, salah satu objek wisata air terjun yang wajib kalian kunjungi saat berlibur adalah Air Terjun Bidadari di kabupaten Lahat, Palembang, Sumatera Selatan.

Untuk bisa sampai ke Palembang, kamu bisa cek harga tiket pesawat online murah dengan mengunjungi situs Reservasi.com. Siapa tahu kamu bisa dapat harga diskon atau promo yang sering diberikan situs ini. Mengunjungi kota satu ini juga tak lengkap rasanya jika hanya satu hari, kamu bisa melakukan reservasi di salah satu hotel di Palembang yang sesuai dengan biaya liburanmu.

Mendengar nama air terjun satu ini tentu kalian akan menghubungkannya dengan cerita rakyat Jaka Tarub yang mencuri selendang bidadari yang sedang mandi di air terjun, bukan? Uniknya, Air Terjun Bidadari yang merupakan salah satu objek terkenal di Palembang ini memang memiliki legenda serupa. Warga sekitar menceritakan bahwa dahulu kala Air Terjun Bidadari ini digunakan oleh para bidadari kahyangan untuk mandi. Berdasar dari cerita tersebut, air terjun ini pun dinamai Air Terjun Bidadari.

Berlokasi di desa Karam Dalam, kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, air terjun Bidadari ini memiliki keindahan alam yang tak terlukiskan indahnya. Merupakan air terjun yang masih asri dan alami, Air Terjun Bidadari ini dikelilingi panorama hijau alam yang menawan serta berbatuan besar yang pasti fotogenik untuk mengisi intagram post kalian.

Air terjun ini cukup tinggi yaitu mencapai 30 meter dengan lebar atasnya adalah 15 meter dan lebar bawahnya 10 meter. Selain terkenal dengan nama Air Terjun Bidadari, air terjun ini biasa disebut pula sebagai Air Terjun Ayek Asam oleh warga setempat. Hal ini karena air terjun Bidadari atau Ayek Asam merupakan air terjun paling tinggi di aliran Sungai Asam.

Perlu diketahui bahwa air terjun Bidadari bukanlah satu-satunnya air terjun yang bisa ditemui di kota yang memiliki julukan lain sebagai Kota Sriwijaya ini. Selain Air Terjun Bidadari, ada pula dua air terjun lainnya, yaitu air terjun Bujang Gadis, Air terjun Sumbing, dan Air Terjun Naga yang ketinggiannya mencapai 10 meter saja.

Ketiga air terjun tersebut lokasinya saling berdekatan dengan air terjun Bidadari. Jika kamu berencana datang ke Palembang dan ingin mengunjungi tempat ini manfaatkan saja smartphone mu untuk melihat harga tiket pesawat online murah di Reservasi.com.

Tak cuma bisa menikmati pemandangannya yang masih asri dan foto-foto saja, kamu juga bisa berenang di bawah kucuran air terjun ini. Tentu saja, sensasi yang kalian rasakan akan jauh berbeda dengan berenang dalam kolam renang hotel. Jadi, sebelum datang ke air terjun ini pastikan kamu membawa baju untuk berenang yang aman dan baju gantinya.

Selain menyiapkan baju renang, bagi kalian yang berniat menghabiskan waktu lebih lama di air terjun ini juga perlu menyiapkan bekal yang harus kalian bawa sendiri. Hal itu karena di objek wisata air terjun Bidadari yang berjarak lebih kurang 16 km dari pusat kota Lahat ini belum dikelola secara maksimal, sehingga fasilitas yang tersedia belum begitu memadai. Contohnya saja, belum ada warung makan disekitar lokasi. Karena jarak air terjun yang cukup jauh dari kota Palembang, kamu harus mencari hotel di Palembang untuk tempar bermalam.

Sesuai dengan namanya, Air Terjun Bidadari ini juga terkenal dengan julukan “Bidadari Palembang”,. Tak heran ya jika julukan itu tersemat buat air terjun dengan nama lain Ayek Asam ini karena memang pemandangan yang luar biasa indah dan menyejukkan sanggup membuat mu merasa lebih santai dan tenang.

Namun, untuk bisa mendapatkan view terbaik air terjun Bidadari memang ada waktu tertentu. Bagi kalian yang ingin bisa menikmati keindahan alam Air Terjun Bidadari sekaligus berenang di bawah kucuran airnya, janganlah datang saat musim hujan.

Selain resiko bahaya debit air yang bisa sewaktu-waktu meningkat, mengunjungi Air Terjun Bidadari saat musim hujan membuat pemandangan alam disekitarnya tertutup kabut, sehingga kalian tidak akan bisa mengabadikannya. Tentu kamu akan merasa jengkel jika sudah datang tidak bisa menikmati keindahan air terjunnya.

Oleh karena itu, berkunjunglah ke air terjun ini saat musim kemarau karena debit air yang tidak terlalu banyak membuatnya aman untuk berenang dan pemandangan sekitar akan  terlihat lebih cerah. Nah, meskipun jaraknya dari kota Palembang lumayan jauh yaitu 231 km namun pemandangan indah air terjun Bidadari tak akan mengecewakan kalian. Sebelum itu, ada baiknya pesan hotel di Palembang melalui reservasi.com supaya kalian bisa berisitirahat dan juga mengunjungi objek wisata lainnya di kota Palembang setelah dari air terjun.

Reaksi:

1 komentar: