Senin, 13 Agustus 2018

Sepatu Baru Nike React yang Buat Kecepatan Lari Optimal

Sepatu Baru Nike React yang Buat Kecepatan Lari Optimal

Kebanyakan orang mencari sepatu lari yang bobotnya ringan, bantalannya empuk, seimbang, bisa menjaga stabilitas pijakan, sekaligus tahan dan awet. Namun jarang sekali kita menemui sepatu dengan paket lengkap seperti ini. 

Hal ini juga dirasakan atlet triatlhon Jauhari Johan. Menurutnya banyak sepatu yang ringan, tapi kurang stabil sehingga berdampak pada kecepatan lari hingga keseimbangan.

Apa yang diungkapkan Johan merupakan kenyataan umum yang ditemukan oleh para pelari. 

Para pelari menginginkan bantalan yang lebih empuk di setiap langkah, memberikan energi tolakan yang dibutuhkan agar tidak cepat lelah ketika berlari, ringan di kaki, dan juga mampu menahan dampak kelelahan karena terus berlari. 

Karena itu, para inovator, ahli kimia, insinyur, dan desainer Nike berkumpul untuk memberikan solusi berupa sebuah bantalan busa, yang disebut Nike React.

“Inovasi ini memunculkan busa yang tidak akan meredam kecepatan, alias tidak menghilangkan tolakan,” kata product specialist Nike, Prizka Rahmanisa saat peluncuran Nike Epic React Flyknit di Planet Sports, Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (22/2/2018).

Soal daya tahan, menurut perempuan yang biasa dipanggil Kika itu, Nike React dapat digunakan hingga 500 miles atau sekitar 800 kilometer.

Dia menceritakan ada pengalaman yang membuktikan soal kenyamanan dari sepatu ini meskipun sudah dipakai lari hingga ratusan kilometer. 

Pelari tersebut mengenakan sepatu Nike Epic React Flyknit, namun ditutup dengan plastik, sehingga dia tak tahu kalau sepatu ini baru atau lama dan apa merknya.

Dia lari hingga 20 kilometer, dan sebelum dibuka ditanya apakah sepatu ini terasa baru pertama kali atau sudah pernah digunakan. Dia menjawab bahwa sepatu itu terasa baru.

“Padahal, sepatu ini ternyata sudah dipakai hingga 200-300 km. Nah yang perlu digaris bawahi adalah ketahanan sepatunya,” ungkap Kika.

Fitur lain dari sepatu ini yakni lebih berongga di bagian jari kaki, sehingga cukup mendapatkan udara saat dipakai. 

Midsole juga memiliki area lebih luas melampaui bagian atas di sekitar tumit, karena itu dapat memberi bantalan pelari yang diinginkan dan stabilitas yang dibutuhkan.

Gimana, tertarik? Nike Epic React Flyknit punya enam varian warna dengan harga yang dibanderol Rp 2.279.000.

Selasa, 07 Agustus 2018

Makanan yang Cocok Temani Minum Kopi

Makanan yang Cocok Temani Minum Kopi

Makanan apakah yang paling tepat untuk menemani minum kopi? Beberapa orang mungkin tidak ambil pusing soal ini. Ada yang ngopi sambil mengudap gorengan, kripik, gado-gado, bahkan nasi padang.

Tentu tidak ada yang melarang soal itu. Toh pepatah mengatakan: "De gustibus non est disputandum", selera tidak bisa diperdebatkan.

Kendati demikian, ternyata makanan dengan rasa tertentu bisa membuat kopi lebih enak di lidah. Karenanya tak heran kedai-kedai kopi tradisional maupun gerai modern menjual makanan dengan cita rasa tertentu untuk melengkapi kopi mereka.

Makanan seperti apakah itu? Untuk lebih memahaminya, gerai kopi Starbucks menggelar kelas "The Harmony of Coffee and Food" yang merupakan rangkaian dari Starbucks Masterclass Indonesia.

Dalam kelas itu, peserta diajarkan menemukan cita rasa yang tepat untuk kopi-kopi dengan flavor berbeda.

Awalnya kami diperkenalkan dengan lima jenis makanan dengan tampilan menggiurkan yang dijual di gerai tersebut. Kue-kue ini dipilih agar sesuai dengan rasa kopi.

Menurut Gary Gutierrez, senior food manager Starbucks Indonesia, makanan yang tepat akan mendorong munculnya rasa kopi. Sebaliknya, makanan yang tidak tepat justru akan "mematikan" atau melemahkan rasa-rasa istimewa dalam secangkir kopi.

Yang pertama dibawa Gary adalah Cheese Danish, kue lembut dengan mentega dan keju, namun terasa sangat manis.

Kue lainnya adalah Quiche Lorraine yang terasa gurih seperti telur dadar dengan keju, lalu Lemon Chia Cookie, semacam kue kering dengan rasa manis sedang dan flavor lemon, Cannelle, kue manis serupa bika ambon dengan sedikit rasa vanilla dan karamel, serta Madeleines, yang seperti kue cubit namun dilumuri gula dan cokelat.

Kami diminta memasangkan kue mana yang paling cocok dengan tiga jenis kopi yang disediakan. Adapun ketiga kopi itu memiliki karakter dan flavor yang berbeda.

Yang pertama adalah Veranda, kopi Amerika Selatan yang dipanggang dalam warna terang (light roasting) sehingga terasa tipis di mulut dan memiliki flavor buah-buahan dan memiliki rasa manis.

Kedua adalah kopi Kenya yang dipanggang medium, dengan body tidak terlalu tebal dan rasa yang kompleks cenderung fruity. Dan ketiga adalah kopi Sumatra yang dipanggang hingga berwarna gelap (dark roasting), dengan body tebal dan flavor seperti cokelat dan ada rasa gurihnya.

Nah, yang harus dilakukan peserta adalah mencicipi makanan, lalu menyeruput sedikit kopi, dan mencari tahu apakah flavor kopi menjadi semakin muncul setelah makan kue-kue tersebut.

Sesi cicip mencicip ini memang seru tapi memerlukan kecerdasan lidah atau kemampuan lidah mengenal rasa-rasa yang muncul. Mereka yang menganggap semua makanan itu enak, mungkin akan kesulitan mengecap perbedaannya.

Setelah berulang kali mengunyah dan menyeruput, kami sepakat bahwa kopi-kopi dengan body yang tipis atau medium, lebih cocok dipadukan dengan makanan yang cenderung manis.

Sedangkan kopi dengan rasa yang lebih tebal di mulut, lebih cocok disandingkan dengan makanan yang gurih. Sedangkan makanan berminyak akan menutupi flavor kopi.

Hal ini dibenarkan oleh Mirza Luqman, Senior Learning Manager di Starbucks.

"Makanan yang cheesy atau gurih bisa melembutkan kopi yang heavy dan pahit seperti kopi Sumatra ini," ujar Mirza yang sudah berpengalaman 15 tahun menjadi barista, Selasa (20/2/2018).

Mirza juga sepakat bahwa setiap makanan bisa membuat rasa kopi menjadi berbeda. Dengan memadukan dengan makanan yang tepat, rasa kopi akan menjadi lebih nikmat.

Pada dasarnya, rasa kopi akan lebih muncul bila dinikmati dengan makanan yang pas. Bila kita memadukan rasa yang tepat, maka apa yang ada di piring akan melengkapi rasa yang didapat di cangkir.

Nah, kombinasi seperti apa yang kamu sukai, sekali lagi tergantung pada selera.