Sabtu, 29 Februari 2020

Wow! Ini Fakta Mengejutkan Tentang Bahaya USB Type-C yang Wajib Kita Ketahui

USB Type-C
Sumber: pinterest.com
Dewasa ini port USB dengan Type C sudah banyak digunakan oleh setiap smartphone. Bahkan bisa dibilang sudah menjadi port standar khusus untuk gadget baru. Bagaimana tidak? USB-C ini mempunyai kemampuan transfer data yang lebih cepat, yaitu 10GB atau kisaran 20 kali lebih cepat dari USB dengan tipe lama. USB C juga mempunyai bentuk simetris dimana si pengguna bisa mencolokkan kabel ke port gadget dengan mudah. 

Yups, USB C memiliki potensi besar mengubah dunia teknologi jadi semakin baik,  namun masih belum cukup aman. Masih banyak hal yang harus dilakukan untuk memastikan kalau USB C ini aman untuk digunakan. Berikut fakta-fakta tentang dampak buruk USB C yang wajib kamu ketahui!

1. Tingkat Bahaya yang Sangat Tinggi

Sumber: pinterest.com
Fakta pertama tentang teknologi USB-C ini adalah tingkat yang lebih tinggi daripada generasi yang sebelumnya, yaitu micro USB. Masih banyak para pengguna yang sepenuhnya tidak memahami tentang bahayanya USB-C. USB-C dirancang dengan teknologi yang lebih canggih dimana dapat mengirim data lebih cepat dan banyak serta transfer daya yang lebih besar. Itulah kelebihannya. Tapi kalau kualitas pada kabel USB Type C tidak sesuai standar, maka bisa menghancurkan perangkat kamu dengan cepat. 

2. Bahayanya USB-C yang Tidak Ori

Sumber: pinterest.com
Bukan cuma bisa merusak perangkat saja, menggunakan kabel USB-C tidak ori atau palsu juga dapat membahayakan penggunanya. Pasalnya rancangan dari kabel USB dengan Type C ini lebih rumit dalam mengatur daya dan data. Tidak semua orang memiliki pengetahuan tentang teknologi yang lebih mendalam. Bagaimana kalau orang awam membeli kabel USB-C sembarangan, baik itu untuk pengganti atau sebagai cadangan. Demi keamanan, di sarankan kamu memakai kabel USB-C ori atau bawaannya saja. 

Baca juga : Hal yang Harus Diperhatikan Saat Memilih Smartphone Android

3. Fast Charging

Sumber: pinterest.com
Masalah ini sebenarnya bukan cuma soal kualitas kabel yang buruk, tapi beberapa produsen ponsel juga diketahui tidak bermain sesuai dengan aturan yang ada. Misalnya, USB-C yang memang diklaim bisa melakukan proses pengisian daya baterai yang jauh lebih cepat daripada USB biasa. Teori ini bisa dikatakan benar adanya. Tapi juga boleh disebut tidak sepenuhnya benar. Jadi, kita harus lebih jeli dalam memperhatikan perihal ini.

4. Kecurangan Pembuat Aksesoris Gadget

Sumber: pinterest.com
Masih ada sebagian produsen aksesoris nakal yang memakai kabel micro USB standar dan cuma mengganti bagian ujung pada kabelnya saja dengan bentuk USB-C. Ini sudah jelas bisa membahayakan sebab dapat merusak perangkat kamu yang dasarnya memakai USB-C. Kalau kabel data kamu hilang atau rusak, ada baiknya kamu membeli di produsen resmi dari ponsel yang kamu gunakan. Meskipun lebih mahal, namun lebih baik mengeluarkan banyak budget demi menjamin keamanan perangkat.

5. Tidak Adanya Standardisasi

Sumber: pinterest.com
Banyak produsen gadget yang ingin memberikan tonjolan fitur tertentu yang nyatanya tidak lebih baik ketimbang kelebihan dari USB-C itu sendiri. Hal ini membuat spesifikasi USB-C belum ter-standardisasi dari pihak pabrikan ponsel serta pembuat aksesoris pihak ketiga. 

Berbagai fakta-fakta diatas semoga bisa menambah wawasan kalian tentang bahayanya USB-C yang wajib kalian ketahui! Sedikit saran dari kami, jika kabel USB-C kalian rusak atau hilang. Lebih baik memilih USB-C dari produsen smartphone yang ori untuk menjaga keamanan kalian semua. Terima kasih telah membaca artikel ini!

Sabtu, 08 Februari 2020

Mau Punya Mobil Bekas, Sebaiknya Beli di Dealer atau Perseorangan?

Inspeksi mobil bekas

Ada berbagai pertimbangan yang menjadi alasan kenapa orang mau beli mobil baru atau bekas. Memilih mobil bekas bisa menjadi solusi terbaik untuk Anda yang mencari kendaraan dengan dana terbatas. Namun, ada baiknya Anda selektif memilih mobil bekas agar tidak tertipu mobil rongsokan. Anda perlu melakukan inspeksi mobil terlebih dahulu  agar terhindar dari kesalahan memilih mobil bekas baik beli langsung di dealer atau perseorangan.

Kelebihan dan kekurangan membeli mobil bekas di dealer

Dealer mobil bekas bisa Anda temukan di mana saja karena tingkat kebutuhan masyarakat pada kendaraan bekas pakai semakin tinggi. Ada banyak kelebihan yang ditawarkan dealer mobil bekas antara lain:

1. Pembeli bisa langsung melihat pilihan mobil

Dealer memiliki ragam pilihan mobil yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan, misalnya cek spesifikasi, harga yang sesuai kantong dan lain-lain. Karyawan dealer juga akan membantu Anda memilih kendaraan yang cocok. Kalau Anda masih tertarik untuk melihat-lihat atau sekadar bertanya mengenai jenis mobil yang sesuai kantong, pihak dealer akan senang membantu Anda, lho!

2. Metode pembayaran yang bisa disesuaikan dengan keuangan

Keuntungan lain yang ditawarkan dealer mobil bekas ada pada metode pembayaran. Anda bisa memilih sistem pembayaran tunai atau kredit. Jika memang keuangan Anda cukup untuk membayar harga mobil bekas, bisa langsung memilih sistem pembayaran tunai. Sebaliknya Anda bisa memilih metode pembayaran kredit dengan sistem uang muka dan angsuran tiap bulan yang sesuai kesepakatan.

3. Memberikan garansi mobil bekas

Tenang saja, Anda bisa mendapatkan garansi atau jaminan kondisi mobil bekas masih prima sesuai kenyataan. Anda tidak perlu khawatir bakal tertipu harga mobil bekas yang selangit, namun memiliki kualitas yang kurang layak. Tidak ada salahnya mengajak mekanik atau orang yang paham permesinan mobil untuk mengecek kondisi mobil bekas yang diminati. 

Tentu inspeksi mobil bekas di dealer tidak seribet dengan membeli mobil perseorangan. Adakah kekurangan membeli mobil bekas di dealer? Banyak orang menganggap bahwa harga mobil bekas di dealer lebih mahal dibandingkan harga pasaran di perseorangan.  Ada pula dealer nakal yang mengakali kekurangan mobil sehingga Anda merasa rugi membeli mobil bekas dengan harga selangit. Selama Anda memilih dealer bekas terpercaya, mobil bekas sesuai dengan kondisi nyata, kok.

Kelebihan dan kekurangan membeli motor bekas di perseorangan 

Dewasa ini, banyak orang memilih langsung melakukan transaksi dengan pemilik mobil langsung. Toh, Anda bisa menemukan iklan jual beli mobil melalui situs internet yang lebih mudah. Berikut rangkuman kelebihan dan kekurangan membeli motor bekas di perseorangan yang bisa Anda jadikan pembanding dengan membeli motor bekas di dealer. 

1. Bisa melakukan pengecekan langsung kondisi mobil 

Anda bisa mendapatkan informasi lebih detail mengenai riwayat pemakaian mobil termasuk perawatan berkala di bengkel resmi. Datang langsung ke lokasi bisa membantu Anda untuk mengecek kondisi mesin, spesifikasi, performa test drive hingga kelengkapan surat mobil bekas. 

2. Bisa mendapatkan harga yang lebih murah 

Anda bisa berkomunikasi dan melakukan negosiasi untuk mendapatkan harga mobil bekas yang jauh lebih murah. Tentu Anda harus mencari informasi lebih dahulu mengenai harga pasaran agar tidak terjebak harga terlalu miring atau sebaliknya. Harga yang terlalu miring bisa menjadi indikasi ada kerusakan tertentu pada mobil. Meskipun tidak menjadi patokan resmi, Anda wajib mengecek kondisi mobil sebelum terpikat dengan harga murah. 

Soal kerugian membeli motor bekas perseorangan, Anda bisa saja tertipu mobil murah dengan spare part imitasi. Pastikan Anda mengajak mekanik saat melakukan cek mobil bekas perseorangan. Hal ini bisa meminimalisir kerugian Anda membeli mobil bekas yang tidak layak pakai. Pasalnya, Anda jelas menanggung risiko membeli mobil bekas yang memiliki kerusakan tanpa terdeteksi. Sang pemilik tidak memberikan jaminan atau garansi pembelian motor bekas seperti dealer, bukan? 

Selain itu, Anda juga harus siap menerima kesepakatan sistem pembayaran tunai saja. Biasanya perseorangan tidak menerapkan sistem kredit untuk pembelian mobil bekas sendiri. Kini Anda sudah menemukan referensi mau beli motor bekas perseorangan atau dealer. Cek informasi di Otospector untuk Anda yang masih ragu membeli kendaraan bekas pakai yang berkualitas, ya!