Kamis, 25 Juni 2020

Permasalahan Dalam Pemakaian Genset

Permasalahan Dalam Pemakaian Genset

Genset sangat bermanfaat pada saat listrik mati, oleh karena itu khususnya genset sangat dibutuhkan dibeberapa tempat seperti rumah sakit, pusat perbelanjaan, kantor, dan lain sebagainya.

Tidak diragukan lagi harga genset juga terbilang cukup mahal, oleh karena itu jarang sekali rumah yang menggunakan genset pada saat listrik mati. Penggunaan bahan bakar pada genset terbilang irit dan efisien, tetapi jika terdapat permasalahan pada mesinnya, maka akan menimbulkan pemborosan.

Ada beberapa hal yang membuat genset jadi boros, yaitu:

  1. Filter udara yang kotor bisa menghambat pasokan udara ke dalam ruang bakar, sedangkan mesin ini membutuhkan banyak udara bersih untuk dikompresi sehingga bisa membakar bahan bakar.
  2. Injektor bahan bakar yang kotor, injektor ini berfungsi untuk menyemprotkan kabut bahan bakar ke ruang bakar. Jika lubang injektor yang sangat kecil ini tersumbat oleh kotoran, maka ia tidak bisa menyemprotkan bahan bakar yang sesuai ke ruang bakar.
  3. Kualitas bahan bakar yang buruk, bahan bakar yang buruk akan berdampak buruk juga terhadap penggunaan genset, sehingga dapat menimbulkan hal- hal yang tidak diinginkan.
  4. Sensor rusak, sensor ini sebagai tempat menyampaikan informasi jumlah bahan bakar yang dikeluarkan. Jika sensor kotor atau rusak, maka ia tidak bisa menyampaikan informasi yang akurat. Akibatnya waktu dan jumlah bahan bakar yang diberikan bisa tidak sesuai dengan kebutuhan mesin.
  5. Kinerja turbo tidak optimal, turbo merupakan tempat performa dari mesin genset. jika turbo rusak, bisa menyebabkan performa mesin turun. Karena tenaga yang dikeluarkan berkurang, sehingga pengemudi cenderung menekan pedal gas lebih dalam yang menyebabkan jumlah bahan bakar yang dikeluarkan pun lebih banyak.

Agar penggunaan genset dalam bahan bakar tidak boros, maka perlu diperhatikan hal-hal diatas. Jika sudah diperhatikan dan diterapkan barulah genset dapat berfungsi lebih efisien dan irit dalam bahan bakar. Sebab, penggunaan bahan bakar yang boros juga tidak bagus, karena, genset juga hanya dipakai pada saat-saat tertentu saja. 

Ternyata ada hal-hal yang harus kita perhatikan dalam penggunaan genset, agar genset yang kita pakai  tidak boros dalam penggunaan bahan bakar. Untuk mengetahui Rental genset murah silahkan kunjungi https://sewatama.com/id/ untuk kelanjutan informasinya.

Selasa, 16 Juni 2020

Pakai Masker Kain, Ini 7 Hal yang Perlu Diperhatikan

Pakai Masker Kain, Ini 7 Hal yang Perlu Diperhatikan

Memakai masker menjadi hal yang wajib saat ini. Bukan masker wajah untuk perawatan, melainkan masker yang digunakan untuk melindungi diri dari virus dan bakteri. Ada dua jenis masker yang disarankan untuk dikenakan, yaitu masker bedah dan masker kain.

Sejak dikeluarkannya himbauan dari pemerintah, masyarakat diminta untuk memakai masker dari kain. Sedangkan masker bedah dikenakan oleh tenaga medis karena mereka memiliki risiko yang lebih tinggi.

Memakai masker berbahan kain

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika memakai masker kain. Apa saja itu? Berikut ulasannya. 

1. Masker dikenakan oleh orang yang sehat dan yang sakit

Masker tidak hanya dikenakan oleh orang yang sakit, namun juga dikenakan oleh orang yang sehat. Hal ini demi melindungi diri dari risiko tertular virus, terutama ketika Anda sedang berada di tempat umum dan keramaian.

2. Cuci tangan sebelum memakai masker

Sebelum mengenakan masker, cuci tangan Anda menggunakan air dan sabun selama 20 detik. Anda juga bisa menggunakan cairan antiseptik atau hand sanitizer untuk membersihkan tangan Anda. Yang penting, pastikan tangan Anda bersih sebelum mengenakan masker.

3. Masker harus menutup hidung, mulut, dan dagu

Masker kain yang Anda buat atau beli harus menutup bagian hidung, mulut, dan dagu Anda. Sesuaikan dengan ukuran wajah. Jangan sampai Anda membeli masker yang terlalu kecil atau terlalu besar agar ketiga bagian wajah ini tertutup dengan sempurna dan Anda masih bisa bernapas dengan lega.

4. Jangan buka tutup masker

Meskipun Anda merasa gerah dan tidak tahan memakai masker terlalu lama, jangan buka tutup masker. Pastikan Anda terus mengenakan masker dan hanya dilepas ketika sudah selesai beraktivitas.

5. Jangan menyentuh masker

Anda juga tidak boleh menyentuh masker, terutama bagian depan. Bagian depan masker adalah bagian yang infeksius. Kita tidak tahu virus atau bakteri apa yang menempel di sana. Jika Anda tidak sengaja menyentuh masker, segera cuci tangan pakai sabun atau kenakan hand sanitizer. 

6. Ganti masker setelah 4 jam digunakan

Jika masker kain sudah digunakan selama 4 jam, segera lepas dan ganti kenakan yang baru. Setelah 4 jam, kita tidak tahu apa saja yang sudah mengendap di kain tersebut.

7. Cara melepaskan masker yang tepat

Melepaskan masker perlu metode yang tepat. Setelah digunakan, masker dilepaskan dengan memegang bagian talinya. Hindari melepaskan masker dengan memegang bagian depannya. Kemudian langsung pisahkan masker dan cuci. Jangan lupa cuci tangan Anda dengan sabun.

Demikian 7 hal yang perlu Anda perhatikan ketika mengenakan masker kain. Karena perlu diganti setiap 4 jam sekali, Anda bisa membawa masker dalam jumlah yang banyak. Sediakan 3-5 masker setiap harinya sebelum mulai beraktivitas. Kemudian segera cuci masker ketika Anda sudah selesai menggunakannya.

Rabu, 10 Juni 2020

Indonesia Law Firm untuk Jasa Konsultasi Hukum Teknologi

Indonesia Law Firm untuk Jasa Konsultasi Hukum Teknologi

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat belakangan ini membawa perubahan besar dalam pola dan perilaku masyarakat. Fenomena ini mendorong terjadinya berbagai macam tindakan yang merugikan pihak tertentu, seperti penyalahgunaan identitas, pengancaman via pesan singkat di sosial media, hingga yang sangat serius seperti kebocoran data.

Pelanggaran yang mulai marak seiring perkembangan teknologi membuat beberapa pihak terutama perusahaan kewalahan dalam mengatasinya. Seperti yang diketahui, hampir semua perusahaan di Indonesia telah bersentuhan dengan teknologi. Selain pelanggaran yang telah disebutkan di atas, adapun beberapa jenis pelanggaran yang sering terjadi dalam ranah teknologi.

  1. Unauthorized access. Yakni upaya penyusupan seseorang memasuki sistem jaringan tertentu dengan cara yang tak sah
  2. Memasukkan atau mengunggah content illegal berupa data dan informasi yang tidak benar dan mengganggu ketertiban umum
  3. Pemalsuan data dan dokumen penting dari instansi dan lembaga penting. Kegiatan ini disebut juga dengan data forgery 
  4. Mencuri nomor kartu kredit orang lain dan menggunakannya dalam transaksi online di internet
  5. Pembajakan sistem atau software hasil karya orang lain
  6. Peretasan data pribadi perusahaan (hacking atau cracking)


Ruang lingkup teknologi yang luas tak berbatas ini menuntut pemerintah membentuk suatu hukum dan regulasi khusus dalam rangka meredam dan menghindari tindakan yang merugikan tersebut. Teknologi informasi sendiri diartikan sebagai suatu teknologi yang berhubungan dengan pengolahan data menjadi informasi dan proses penyaluran data dan informasi tersebut dalam batas-batas ruang dan waktu. Oleh karenanya hukum teknologi tercipta. Hukum ini mencakup bidang telekomunikasi, informasi, dan sistem komputer yang masih berkaitan dengan teknologi.

Indonesia Law Firm dalam Hukum Teknologi

Walau teknologi mulai meresap dalam berbagai lapisan masyarakat, tak semua pihak paham bagaimana hukum teknologi dan apa yang harus dilakukan jika menghadapi permasalahan hukum teknologi. Beberapa di antaranya akhirnya menyelesaikan permasalahan yang ada dengan cara tak tepat seakan membiarkan masalah yang terjadi berlarut begitu saja. Padahal, walau berada di ranah teknologi dan dunia maya sekalipun, permasalahan hukum tidak boleh dibiarkan berlarut begitu saja. Dikhawatirkan hal ini akan mengganggu pihak tertentu di kemudian hari jika tak ditangani dan selesaikan dengan baik.  Maka, ini adalah tugas Indonesia law firm untuk membantu pihak- pihak tersebut dalam mengatasi permasalahan hukum teknologi yang dihadapi.

Indonesia Law Firm menyediakan konsultasi dan nasihat kepada berbagai pihak yang menghadapi permasalahan hukum teknologi. Ada pun layanan yang disediakan oleh Indonesia Law Firm dalam hukum teknologi adalah membuat dan menganalisa perjanjian IT, menyediakan pemahaman yang mendalam mengenai aspek teknis dan industri teknologi, menyediakan dan merancang pedoman media terkait teknologi, hukum cyber media, hingga pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).